Galvalum di Ternate

Mungkin bagi sebagian orang tidak mengenal atau bahkan tidak mengetahuii apa itu galvalum. Pada artikel kali ini, akan membahas sedikit tentang galvalum dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Bahan dasar baja ringan atau galvalum ini sebenarnya adalah Carbon Steel. Apa itu Carbon Steel? Carbon steel adalah baja yang terdiri dari element-elemen yang mampunyai persentase maksimum selain baja yaitu, 1.70% karbon, 1.65% magnesium, 0,60% silikon, dan 0,60 tembaga. Karena kelebihannya itu, bahan galvalum lebih banyak digunakan untuk atap rumah, ruko-ruko kecil, dan perusahaan.

Baja sendiri tersusun dari besi (Fe) dan karbon (C). Apabila kedua unsure tersebut bercampur dengan air atau dengan udara, maka akan menimbulkan reaksi yang mendorong terjadinya karat atau biasa disebut dengan karatan.

Walaupun masih terbilang baru, sebagian besar bangunan yang ada di Indonesia sudah menerapkan pemakaian galvalum untuk struktur bangunannya. Kemampuan tegangan tarik ini pada umumnya dikelompokkan lagi berdasarkan fungsi akhir dari baja ringan tersebut.

Galvalum atau baja ringan sendiri mampunyai beragam jenis dan dikelompokkan berdasarkan nilai tegangan tarik atau tensile strength. Baja ringan G550 merupakan baja yang mampunyai kuat tarik sekitar 550Mpa (Mega Pascal). Uji coba kualitas ini hanya bisa dilakukan di laboratorium khusus.

Galvalum yang biasanya digunakan sebagai produk struktual dalam skala yang besar menggunakan seperti atap baja ringan dengan tegangan tarik tinggi atau yang biasa dikenal dengan galvalum G550. Sedangkan untuk yang berfungsi sebagai non-struktual seperti penutup atap bisa digunakan baja ringan kualitas dengan tegangan tarik sebesar G300 saja.

{Jual Atap Galvalum  Batangan Murah Surabaya Barat}

Sedangkan untuk produk home appliances hanya memerlukan baja ringan yang memiliki tegangan tarik G300 sampai G250 yang memiliki sifat lebih lentur dan lunak sehingga sangat mudah dibentuk sesuai keinginan. Dan biasanya galvalum jenis ini digunakan sebagai non-struktual seperti atap rumahan biasa.

Bagaimana dengan ketebalan galvalum itu sendiri? Baja ringan sendiri umumnya mampunyai ketebalan sekitar 0.20-2.00 mm yang sudah banyak dijual dipasaran proyek. Variasi dari tingkat ketebalan galvalum ini disesuaikan oleh fungsinya masing-masing. Kuda-kuda baja ringan yang berfungsi untuk penyalur gaya tekanan saja mampunyai ketebalan antara 0.45-1.00 mm.

Namun sayang, banyak masyarakat yang tidak begitu familiar dengan baja ringan. Alasannya karena takut mengeluarkan biaya yang cukup tinggi dalam pembelian maupun pengerjaannya. Berikut adalah beberapa keunggulan yang dimiliki baja ringan, yaitu :

  1. Anti-rayap, baja ringan ini sudah dilapisi dengan lapisan anti rayap
  2. Bobotnya sangat ringan, namun kuat dan kokoh
  3. Tahan terhadap karat, galvalum in sudah dilapisi lapisan anti-karat
  4. Memiliki sifat tidak merambatkan atau membesarkan api
  5. Tidak memiliki nilai mulai susut seperti bahan yang terbuat dari kayu

Namun dibalik semua kelebihan-kelebihannya, tersimpan beberapa kekurangan yang terdapat di galvalum, yaitu sebagai berikut :

  1. Strukturnya lebih rapat dan padat, sehingga terkesan ramai dan tidak enak dipandang
  2. Membutuhkan perhitungan yang sangat matang dan tepat oleh tenaga ahli
  3. Tidak fleksibel seperti bahan kayu yang bisa dipotong sesuai keinginan
  4. Dibutuhkan keahlian khusus untuk menghitung kebutuhan baja ringan

Ada beberapa macam baja ringan yang dikelompokkan berdasarakan nilai tegangan tariknya atau tensile strength. Umumnya, tegangan tarik ini didasarkan pada fungsi akhir dari baja ringan itu sendiri.

Distributor Jual Atap Galvalum di Ternate

Banyak perusahaan yang menjadi distributor dan supplier galvalum atau baja ringan ini.

Galvalum memang terbilang masih baru, namun kekuatannya mematahkan seseorang yang ragu membelinya.

Selain menawarkan atap galvalum, umumnya perusahaan ini juga menawarkan jasa pemasangannya sudah satu paket, sehingga calon pembeli sudah terima beres saja.

Harga Atap Galvalum Per Meter Dan Perlembar

Walaupun kualitas dari baja ringan ini tinggi dan mampunyai banyak keunggulan daripada bahan yang lain, harga yang ditawarkan ternyata cukup terjangkau. Tidak heran, kini atap galvalum menjadi banyak pemesan. Untuk satuan lembarnya, harga yang ditawarkan memang cukup mahal yaitu sekitar Rp 273.000 dengan ketebalan 0.4.

Untuk atap galvalum yang mampunyai ketebalan 0.4 dengan ukuran 1.218 x 1m x 4.12kg saja hanya dibandrol dengan harga Rp 118.000. Cukup murah bukan? Tidak heran, kini atap galvalum atau baja ringan menjadi semakin banyak pemesan. Harga tersebut masih bisa berubah sewaktu-waktu disesuaikan dengan tingkat ketersediaan dan permintaan di pasar proyek.

Harga Galvalum Batangan

Tidak hanya dijual dengan satuan meter dan lembaran saja, namun galvalum juga dijual dalam bentuk batangan. Galvalum batangan ini berfungsi sebagai rangka struktur sebuah bangunan agar lebih kokoh dan tahan lama. Untuk harga yang ditawarkan galvalum batangan ini yang mampunyai ketebalan 0.75 hanya Rp 71.000.

Harga Seng Galvalum Gelombang

Berbeda dengan galvalum biasa yang umumnya berbahan dasar baja ringan, galvalum jenis ini berbahan terbuat dari seng. Karena terbuat dari bahan dasar yang berbeda, harga yang ditawarkan juga berbeda pula. Seng galvalum ini relative lebih murah dari segi harganya.

Harga seng galvalum gelombang yang memiliki ukuran 0.20mm x 1.8m x 80cm dengan satuan lembar bisa dibawa pulang dengan harga sekitar Rp 45.600. Sangat murah, namun mampunyai kualitas yang tidak murahan.

Harga Rangka Galvalum di Ternate

Rangka merupakan bagian terpenting untuk pemasangan sebuah atap dengan fungsi sebagai tiang peyokong antar galvalum. Dan juga untuk memperkokoh struktur bangunan. Rangka galvalum tentu saja lebih tahan lama dibandingkan dengan bahan kayu yang umumnya rapuh dan tidak awet. Rangka galvalum tentu saja lebih tahan lama dibandingkan dengan bahan kayu yang umumnya rapuh dan tidak awet. Harga rangka galvalum yaitu sekitar Rp 150.000/m².

Ukuran Seng Galvalum

{Toko Galvalum  Per M2 Murah Surabaya Selatan}

Seng galvalum memang lebih murah daripada baja ringan. Dari segi bahan dasarnya yang membuat galvalum baja ringan dengan galvalum seng ini sangat berbeda. Namun selain berbeda dari bahan dasar, dari segi ukuran pun berbeda.

Atap Galvalum Lengkung Lengkung Dan Transparan

Galvalum lengkung lengkung atau biasa disebut juga dengan galvalum melengkung sudah sangat terkenal. Galvalum jenis ini dibagi menjadi dua, yaitu yang menggunakan bahan dasar aluminium dan baja. Tentu saja harga yang ditawarkan juga pasti bervariasi. Biasanya galvalum lengkung ini sangat cocok digunakan sebagai kontruksi sebuah atap bangunan seperti stadion, lapangan futsal, dan lain-lain.

Lalu ada juga galvalum transparan. Sesuai namanya, dari segi fisik, galvalum ini memiliki bahan yang transparan atau tembus pandang. Bahan dasar yang digunakan adalah fiber yang terbuat dari pabrik, sehingga sangat kuat dan jauh berbeda dengan galvalum transparan yang terbuat dari plastik biasa.

Jual Beli Atap Galvalum Bekas Murah di Ternate

Selain galvalum dengan kondisi baru, para distributor juga menyediakan galvalum bekas pakai atau rekondisi. Galvalum rekondisi ini sangat menarik perhatian masyarakat karena harganya yang relative rendah, namun dari segi mutu kualitasnya masih terjamin. Rata-rata, kondisi galvalum bekas ini 70%-90% masih layak untuk dipakai lagi.

Tidak heran, pemesanan galvalum bekas murah ini juga tinggi tingkat pemesannya. Dari berbagai jenis ukuran dan merk galvalum masih layak pakai dijual kembali oleh distributor ini.

Demikian pengenalan sedikit tentang atap galvalum. Ternyata banyak jenis dan ukurannya dan tidak hanya terbuat dari baja ringan saja. Bagi anda yang ingin membeli galvalum untuk dipasang dirumah atau perusahaan anda, telitilah sebelum membeli galvalum. Bobot boleh ringan, tapi galvalum sangat kuat untuk dijadikan sebagai penompang. Semoga bermanfaat.